mesinkruk as suzuki shogun kebo. Akibat - akibat darinya kerusakan mesin yang sampai pada turunnya mesin kendaraan bermotor : Stang piston; stang piston merupakan salah satu komponen motor yang memiliki peran sangat penting. Fungsi stang seher utamanya adalah untuk menaikkan dan menurunkan silinder.

- Dalam seni merawat motor, dikenal ada istilah overhaul atau turun mesin. Turun mesin adalah istilah yang sering muncul di kalangan pecinta motor, dan biasanya bukan merupakan kabar baik bagi pemilik kendaraan bermotor. Jika Anda belum tahu apa sebenarnya arti dari istilah tersebut , Anda bisa simak artikel ini. Mengenal Apa Itu Turun Mesin Turun mesin adalah proses membongkar bagian mesin kendaraan yang bermasalah, sehingga dapat dilihat secara detail apa yang kira-kira menjadi sumber permasalahan. Mengingat biasanya turun mesin hanya dilakukan pada kerusakan parah, maka tentu penyebabnya harus segera ditemukan dan diatasi. Turun mesin juga merupakan proses yang umum dilakukan pada kendaraan bermotor, baik roda dua atau roda empat. Secara menyeluruh, mesin akan diperiksa dan dipastikan dalam keadaan baik sehingga bisa memberikan performa maksimal saat dikendarai. Baca Juga CEK FAKTA Harumkan Nama Indonesia, Jokowi Beri Mobil Mewah untuk Putri Arini, Benarkah? Tentu, hal ini juga dilakukan agar kerusakan yang terjadi tidak menjalar ke bagian mesin yang lain. Lalu Apakah Tujuan dari Proses Ini? Bengkel pertama Astra Otoservice di Kelapa Gading, Jakata Utara. [Antara]Sekilas sudah disebutkan, bahwa proses turun mesin adalah proses pembongkaran mesin secara menyeluruh untuk mendeteksi adanya kerusakan pada mesin tersebut. Namun demikian tujuan dilakukannya proses ini tidak berhenti disitu saja. 1. Membersihkan Komponen Dalam Mesin Kendaraan Disamping melakukan servis dan perbaikan, overhaul juga ditujukan untuk membersihkan bagian dalam dan setiap komponen mesin yang ada. Ini kenapa turun mesin direkomendasikan untuk kendaraan tua yang masih secara aktif digunakan. Baca Juga CEK FAKTA Putri Ariani Dapat Mobil Mewah dari Jokowi, Benarkah? 2. Memeriksa Keadaan Komponen Mesin Ketika dibongkar, semua komponen mesin akan terlihat bagaimana kondisinya. Sambil membersihkan setiap komponen yang ada, bengkel juga akan memeriksa setiap bagian mesin dan memastikan semua dalam kondisi baik. Ketika ada yang tidak beres, komponen akan diservis atau diganti dengan komponen baru. 3. Membersihkan Ruang Bakar Tujuan ketiga adalah membersihkan bagian ruang bakar. Ketika digunakan secara rutin, ruang bakar cenderung akan memiliki residu atau kotoran yang menumpuk, dan dapat mengurangi efisiensi pembakaran. Maka dari itu, bagian ini perlu dibersihkan. 4. Memastikan Dudukan Katup Terakhir adalah memastikan dudukan katup dan melakukan pengaturan ulang. Meski terdengar sederhana, namun hal ini bisa membantu mengembalikan performa mesin kendaraan Anda. Semoga sedikit informasi dalam artikel ini bisa memberikan pemahaman bahwa turun mesin adalah proses yang penting untuk dilakukan. Semoga bermanfaat, dan selamat beraktivitas!

Oli mesin mobil jadi hal yang mendapat perhatian lebih. Sebagaimana diketahui, setiap oli mesin memiliki spesifikasi mulai dari kekentalan, aditif hingga base oil atau bahan dasar yang berbeda-beda. Penggunaan oli mesin pada mobil idealnya mengacu pada spesifikasi rekomendasi pabrikan.

Ciri Motor turun mesin – memiliki sepeda motor tentu bisa sangat menguntungkan bagi kita. Selain bisa dmanfaatkan untuk bepergian secara efektif, motor juga bisa mengasilkan uang dengan mengikuti program ojek motor. Namun semua itu bisa berantakan gara-gara motor bermasalah. Masalah yang cukup serius yakni turun mesin. Apa itu turun mesin dan apa saja penyebab motor harus turun mesin ? Memang pada motor permasalahan itu pasti datang bagaimanapun bentuknya, motor yang jarang dipakai saja bisa menimbulkan trouble apalagi yang digunakan secara terus menerus. Tapi terkadang kita tidak peka terhadap gejala yang ada dimotor kita, sekalinya tahu malah diabaikan. Hasilnya justru semakin merepotkan. Turun mesin merupakan sebuah solusi untuk permasalahan kronis mesin. Turun mesin menjadi cara terbaik untuk menyelesaikan masalah yang terdapat pada bagian jantung mesin, prosesnya yakni melakukan pembongkaran total dan pembersihan serta perbaikan baru dirangkai seperti semula. Tak heran biaya turun mesin bisa sangat mahal mengingat masalah ini masuk ke masalah berat motor. Tapi apa ciri –ciri motor yang harus mengalami turun mesin ? kira-kira tandanya ada di list dibawah 1. Susah start dipagi hari Gejala pertama yakni saat motor susah dihidupkan dipagi hari. Saat motor dingin atau khususnya dipagi hari mesin akan sulit dihidupkan, saat biasanya hanya satu kali start kali ini bisa tiga sampai empat kali baru hidup. Beberapa motor bahkan tidak mau hidup hingga beberapa kali strarting. Gejala ini bukan hanya dirasakan dipagi hari, kapanpun saat suhu mesin turun maka proses starting akan lebih susah. Jika pertanda ini muncul bisa saja ada kerusakan inti didalam mesin. 2. Oli mesin sering habis Oli mesin fungsinya sebagai pelumas mesin. Mengapa mesin perlu dilumasi ? karena mesin itu terdiri dari banyak komponen yang bergesekan. Tanpa pelumas maka gesekan itu akan menimbulkan luka yang akhirnya bisa merusak mesin dengan sangat mudah. Konstruksi bak oli juga didesain agar bisa bersirkulasi keseluruh bagian mesin tanpa mengalami kebocoran. Saat ada kebocoran oli maka dalam waktu dekat mesin akan sangat beresiko. Untuk itu saat anda melakukan pengecekan oli dan ternyata volumenya kurang dari normalnya, bisa saja itu awal dari kerusakan inti mesin. 3. Keluar asap putih dari knalpot Asap knalpot bisa juga menunjuka bagaimana kinerja mesin yang baik. Mesin yang normal, asapnya tidak berwarna meski gasnya juga beracun namun gas tersebut tidak berwarna gelap ataupun putih. Jika motor anda menggunakan mesin 2 tak itu bukan masalah karena memang asap putih knalpot 2 tak berasal dari oli samping. Namun jika motor 4 tak keluar asap putih maka itu tandanya ada kerusakan pada piston atau silinder mesin. Perbaikannya yakni dengan turun mesin. Penyebab motor keluar asap putih Motor ngempos akibat tekanan kompresi turun 4. Tenaga motor ngempos Tenaga motor bisa dirasakan saat kita membawa beban berat ataupun saat kita melakukan perjalanan menanjak. Mesin yang ngempos akan sangat kualahan ketika menemui dua kondisi ini, meski gas sudah ditarik cukup dalam motor hanya bergerak segitu-gitu saja. Masalah ini jangan dianggap remeh karena bisa mengakibatkan gejala yang lebih parah lagi. 5. Suara mesin lebih berisik Suara mesin yang normal itu hanya terdengar suara pembakarannya saja yang sudah diserap oleh peredam di knalpot. Namun saat ada suara lain yang mengganggu seperti suara rantai atau getaran plat besi bisa menandakan ada komponen yang sudah lewat masa pakainya didalam mesin. Untuk itulah penggantian dengan melakukan turun mesin ini perlu dilakukan. Penyebab Motor Harus turun Mesin Kelima tanda diatas, bisa semuanya dirasakan saat motor anda memang memiliki masalah pada sisi utama mesin. Beberapa hal yang bisa menyebabkan motor anda mengalami kerusakan yang mengaruskan melewati proses turun mesin yakni sebagai berikut 1. Kebocoran Oli mesin Seperti yang telah kita utarakan diatas bahwa oli mesin itu cukup vital fungsinya pada mesin. Sehingga saat volumenya berkurang dari volume normal akan menyebabkan suatu masalah. Kebocoran oli sendiri bisa mengakibatkan suatu maslah atau bahkan imbas dari masalah mesin lainya. Contohnya saat oli bocor dari drain plug misalnya, maka lama kelamaan volume oli akan berkurang dan proses pelumasan mesin tidak maksimal sehingga ada komponen yang mengalami keausan lebih dini. Contoh lainya yakni saat silinder atau ring piston mengalami keausan, maka oli yang harusnya melumasi komponen ini justru bablas keatas menuju ruang bakar. Sehingga oli akan ikut terbakar dan hasilnya seperti motor 2 tak, asapnya berwarna putih. Keausan ring dan silinder bisa disebabkan oleh penggunaan oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin atau karena memang bahan kedua komponen ini kurang berkualitas. Penyebab lain karena faktor usia, yang bisa mencapai lebih dari 10 tahun maka wajar apabila ring piston mengalami keausan. Untuk memastikan masalah ini anda perlu melakukan tes kompressi. 2. Overheating Overheating terjadi saat suhu mesin telah melewati suhu kerjanya namun pendinginan tidak mampu menurunkan suhu mesin. Biasanya overheating terjadi tatkala sebuah motor menempuh perjalanan jauh atau menanjak, hasilnya mesin bisa mogok dan tidak bisa dihidupkan lagi. Penyebabnya, karena saat suhu mesin meninggi komponen mesin yang hampir semuanya berbahan logam mengalami pemuaian. Misalnya saat dinding silinder memuai maka diameter silinder akan mengecil sehingga piston terjebak didalam silinder, selain itu bisa pula saat poros crankshaft mengalami pemuaian maka putaran poros engkol akan lebih seret. Sehingga mesin tidak mampu melanjutkan kinerjanya. Masalah ini biasa disebut engine locking karena posisi piston yang terkunci didalam silinder, tidak bisa diputar dan tidak berputar saat distarter. 3. Tidak pernah ganti oli Oli yang jarang diganti berpotensi menyebabkan kerusakan mesin, apa alasanya ? Fungsi oli itu untuk melumasi seluruh permukaan komponen mesin yang bergesekan. Umumnya untuk melumasi komponen bergesekan, oli harus memiliki molekul yang cukup kecil sehingga mampu masuk kecelah-celah mesin. Semua oli mesin baik yang mahal atau murah memiliki fungsi ini, namun ketahanan molekulnya tiap oli berbeda. Untuk itulah ada istilah API dan SAE. Oli yang sudah lama digunakan, molekulnya bisa berubah karena pengaruh panas dan ada kandungan karbon didalam oli, itulah mengapa lama-kelamaan oli akan mengencer dan menghitam. Saat terus digunakan, daya lumas oli bisa berkurang. Hasilnya meski bisa masuk ke celah-celah mesin namun tidak cukup kuat untuk memberi lapisan kekomponen yang bergesekan. Sehingga sama saja antara komponen bergesekan tanpa pelumas, hasilnya maka keausan komponen jadi lebih cepat dan solusinya kita perlu melakukan turun mesin. 4. Mesin kemasukan air Air yang masuk kemesin itu bisa membahayakan kinerja mesin. Saat ada air dalam jumlah kecil masuk ke mesin, maka busi menjadi basah dan pengapian akan terganggu sehingga mesin akan sulit hidup. Lantas bagaimana jika jumlah airnya banyak ? hasilnya air bisa masuk dan bercampur dengan oli mesin sehingga viscositas oli bertambah dan oli tidak mampu melumasi komponen mesin. Akibat lainnya jika air itu masuk saat kondisi mesin masih hidup maka bisa membengkokan connecting rod. Karena saat air masuk ke ruang bakar dan piston masih bergerak ke Top death center, terjadi sebuah tumbukan. Dalam hal ini air tidak bisa dikompresi sehingga connecting rod yang akan kalah. Hasilnya mesin tidak bisa stabil saat hidup bahkan tidak mau dihidupkan. Apa bisa air masuk ke mesin ? bisa saja khusunya saat melakukan pencucian kendaraan. Memang posisi filter itu terlindungi tapi jika kita kita mencuci secara sembarangan apalagi menggunakan steam bisa saja ada sejumlah air masuk ke mesin lewat filter udara. Penyebab lain yakni saat menerjang banjir. Kalau satu ini lebih beresiko karena air dalam jumlah banyak bisa langsung masuk ke mesin yang sedang berputar pada RPM tinggi. Hasilnya connecting rod bisa bengkok dan mesin akan sulit hidup. Untuk itu saat anda akan menerjang banjir pastikan kedalaman air tidak terlampau tinggi. Demikian artikel singkat kita mengenai penyebab dan ciri ciri motor yang harus turun mesin. Semoga bisa menjadi referensi dan bermanfaat bagi kita semua.
Jangan lupa ganti dua part berikut ini saat motor kalian turun mesin.. Tujuannya, supaya kalian enggak kerja dua kali saat motor turun mesin. "Saat turun mesin, pastikan paking dan sil-sil lainnya diganti dengan yang baru," buka Muhammad Faiz, Owner bengkel spesialis motor matic, D'kutic kepada GridOto.. Apalagi ada beberapa jenis packing pada mesin motor yang gampang rusak saat
Apa penyebab motor turun mesin? Dan, apa artinya? Mengapa banyak pemilik motor yang takut banget jika kendaraannya divonis harus turun mesin? Turun mesin sering juga disebut dengan overhaul. Untuk melakukannya, pemilik kendaraan, baik motor maupun mobil, harus siap membongkar dompet lantaran hal ini memang biasanya akan memakan biaya cukup banyak. Karena itu, banyak pemilik kendaraan sebisa mungkin menghindarinya. Apa Artinya Turun Mesin? Saat motor rusak dan kita bawa ke bengkel, jika parah, bisa saja teknisi akan menyarankan untuk turun mesin atau overhaul. Ini merupakan istilah untuk menyebut aktivitas servis yang memungkinkan teknisi untuk melepas mesin dari sasis kendaraan, agar bisa memperbaiki kerusakan yang terjadi. Tidak setiap kerusakan pasti divonis turun mesin. Biasanya, hal ini akan dianjurkan oleh teknisi jika kerusakannya cukup parah, dan berada di bagian terdalam mesin sehingga harus dibongkar. Biaya untuk perbaikan motor yang harus turun mesin ini cukup lumayan. Kisarannya untuk motor bebek mulai untuk pemeriksaan, pembongkaran, dan pemasangannya kembali. Harga ini belum termasuk suku cadang yang mungkin harus diganti. Semakin banyak yang rusak, semakin banyak yang harus diganti, dan semakin mahal pula biayanya. Tak hanya biaya tinggi yang ditakuti oleh para pemilik motor kalau sampai turun mesin. Tetapi juga motor yang sudah pernah turun mesin, harga jual kembalinya juga akan merosot drastis. Apa Penyebab Motor Turun Mesin? Sebenarnya, ada ciri-ciri yang bisa cukup terlihat ketika motor harus turun mesin. Misalnya seperti ada asap putih mengepul dari knalpot, sulit starter, mesin cepat sekali panas, sampai hilangnya tenaga meskipun sudah digas sampai dalam. Ada beberapa penyebab motor turun mesin yang perlu diketahui. Yuk, kita lihat satu per satu. Sering terkena banjir Nekat menerobos banjir dengan mengendarai motor sejatinya merupakan hal yang sangat berisiko bagi motor. Pasalnya, air bisa saja masuk ke daam mesin melalui filter udara. Air yang masuk ini kemudian bercampur dengan oli. Air bercampur oli yang kemudian terdistribusi untuk melumasi justru menimbulkan baret pada mesin bagian dalam. Hal inilah yang nantinya bisa menimbulkan masalah besar. Efek dari masuknya air dan bercampur dengan oli ini memang tidak langsung terasa. Hanya saja, nantinya lama-lama kualitas pelumasan akan berkurang, apalagi kalau sampai muncul karat di dalam mesin akibat air. Lama-lama stang piston pun bengkok. Untuk memperbaikinya, motor pun harus turun mesin. Modifikasi mesin Bagi Anda yang suka memacu kecepatan di jalanan menggunakan motor pasti tak asing lagi dengan bore-up, yaitu modifikasi mesin yang memungkinkan performa motor Anda meningkat. Ada beberapa tahapan bore-up yang biasa dilakukan, mulai dari yang standar hingga ekstrem. Bore-up standar dilakukan dengan mengganti koil, busi, dan ECU, yang kemudian bisa meningkatkan pengapiannya. Sementara yang ekstrem akan lebih banyak lagi yang dilakukan, termasuk mengubah diameter piston sampai mengganti stang piston untuk memperbesar cc mesin. Setiap tahap bore-up akan menambah beban mesin dari standar pabrik, sehingga risiko cepat aus juga akan semakin besar, yang kemudian bisa berakhir dengan turun mesin. Lalai servis rutin Penyebab motor turun mesin selanjutnya barangkali adalah yang paling mahal’, karena sebenarnya bisa dihindari dengan sangat mudah. Yaitu lalai melakukan servis rutin. Faktanya, banyak pemilik motor yang bahkan tidak tahu kalau oli harus diganti secara berkala, juga pengecekan bagian motor secara keseluruhan. Ganti oli haruslah dilakukan setiap hingga km sekali, atau setiap 2 hingga 3 bulan, tergantung mana dulu yang sudah dicapai. Nah, itu dia penyebab motor turun mesin dan membuat Anda harus merogoh kocek dalam-dalam. Beberapa di antaranya bisa Anda hindari, dengan cara merawat kendaraan dengan lebih cermat. Semoga membantu ya.
Turunmesin, apa saja yang diganti?Komponen yang diganti saat turun mesin sendiri cukup beragam, bisa piston, stang piston, metal mesin, bergantung pada kerusakan atau kondisi komponen tersebut.Tak hanya mesin, girboks pun juga bisa mengalami turun mesin overhaul. 23 sept 2021
On 23 Oct 2016 Turun mesin masih menjadi masalah bagi para pengendara sepeda motor. Soalnya masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa jika motor harus turun mesin maka performanya tidak bisa kembali seperti awal. Akan tetapi berbeda halnya jika yang melakukannya adalah seorang yang berpengalaman dengan cara yang standar, turun mesin juga menguntungkan. Soalnya dengan turun mesin, banyak komponen yang harus dibersihkan dan jika konponen itu rusak maka dapat diganti. Lalu komponen mesin yang mana saja yang harus diganti ketika sepeda motor mengalami turun mesin? Menurut Muhammad Abidin, Menurut General Manager Aftersales and Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing YIMM ada beberapa komponen yang harus diganti ketika akan melakukan proses perbaikan motor. Memang Ada beberapa komponen mesin yang harus diganti ketika proses bongkar pasang motor ketika mengalami turun mesin, komponen tersebut diantaranya adalah gasket atau packing cylinder head, cylinder body, bak kopling, dan oli mesin. Jika motor menggunakan air radiator, tambah air radiator seperlunya. Dia menambahkan untuk motor yang mengalami turun mesin, sebenarnya tidak ada patorkan kilometre. Motor harus turun mesin akibat perawatan yang tidak sesuai denagn perawatan pabrikan. Akan tetapi jika motor tersebut mendapatkan perawatan yang rutin maka hal tersebut tidak bakal terjadi. “Tidak ada standar jarak sepeda motor untuk turun mesin. Bahkan, saya memiliki motor lebih dari 100 Kilometer jaraknya, belum ada masalah. Jadi, tidak perlu bongkar mesin. Syaratnya hanya ikuti buku manual untuk perawatan berkala ganti oli setiap 3000 km dan perawatan rutin setiap 3 bulan sekali,” kata dia. Kondisiini memungkinkan Anda harus mengganti berbagai macam spare part pada motor yang tentunya membutuhkan biaya yang tak sedikit. Nah, maka dari itu penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja sih penyebab dari turun mesin motor yang kerap menjadi momok bagi para pemilik kendaraan. Penasaran apa saja, kan? Simak lengkap artikelnya berikut

HOME TIPS & TRICK Youtube/Saudara Motor Ilustrasi overhaul alias turun mesin - Jangan lupa ganti dua part berikut ini saat motor kalian turun mesin. Tujuannya, supaya kalian enggak kerja dua kali saat motor turun mesin. "Saat turun mesin, pastikan paking dan sil-sil lainnya diganti dengan yang baru," buka Muhammad Faiz, Owner bengkel spesialis motor matic, D'kutic kepada GridOto. Apalagi ada beberapa jenis packing pada mesin motor yang gampang rusak saat dibongkar. Baca Juga Perlu Enggak Sih Baut Pembuangan Oli Dikasih Seal Tape Biar Enggak Rembes? "Kalau paking lama dipasang lagi, nanti enggak lama atau sekitar 1 sampai 2 bulan bikin oli mesin jadi rembes," jelas Faiz. "Kalau sudah begitu jadi kerja dua kali, bongkar mesin lagi hanya untuk ganti paking saja," tambahnya saat ditemui Gridoto. Dok. Otomotifnet Jangan lupa untuk ganti paking baru saat motor turun mesin Khusus motor 4-tak, jangan lupa gantil sil klep saat turun mesin. "Mumpung head dan blok silinder lagi turun, enggak ada salahnya untuk ganti sil klep," jelas Faiz. MOTOR PlusRyan Gantilah seal atau sil klep saat kalian turun mesin Baca Juga Cara Darurat Menghilangkan Rembesan Oli Di Bagian Mesin Motor

Namundemikian tujuan dilakukannya proses ini tidak berhenti disitu saja. 1. Membersihkan Komponen Dalam Mesin Kendaraan. Disamping melakukan servis dan perbaikan, overhaul juga ditujukan untuk membersihkan bagian dalam dan setiap komponen mesin yang ada. Ini kenapa turun mesin direkomendasikan untuk kendaraan tua yang masih secara aktif digunakan.
Radityo Herdianto Ilustrasi pelepasan mesin mobil dari sasisnya atau turun mesin - Jika Anda pemilik kendaraan baik itu roda empat maupun roda dua, istilah turun mesin mungkin sudah pernah Anda dengar atau lihat beberapa kali. Turun mesin atau sering juga disebut overhaul, lekat kaitannya dengan perawatan kendaraan. "Turun mesin atau overhaul adalah istilah untuk proses pelepasan mesin dari sasis kendaraan untuk selanjutnya diperiksa dan ditangani masalahnya," terang Totok Trilaksono, Kepala Bengkel Auto2000 Rajabasa, Lampung. Istilah turun mesin seringkali menjadi momok menyeramkan bagi pemilik mobil, padahal proses tersebut justru untuk memperbaiki masalah atau kerusakan yang sedang dialami oleh tunggangan kesayangan. "Mungkin menyeramkan karena banyak yang tidak siap dananya ya. Karena memang memakan biaya yang lumayan," ujar Totok. Rizky Ilustrasi perbaikan mobil di bengkel resmi Baca Juga Meremajakan Mesin Mobil Tua, Pilih Overhaul atau Engine Swap? Alasan pelepasan mesin dari sasisnya adalah agar para teknisi dapat memeriksa dengan lebih seksama tiap komponen secara lebih leluasa. Turun mesin atau overhaul sendiri terbagi dua jenis. "Mesin sendiri ada dua bagian, yaitu block dan cylinder head. Kalau memang masalahnya ada di cylinder head maka hanya bagian atas saja di-overhaul. Biasanya disebut top overhaul atau turun mesin setengah," sebut pria pehobi sepeda gunung dan motor trail ini. Komponen yang diganti saat turun mesin sendiri cukup beragam, bisa piston, setang piston, metal mesin, bergantung pada kerusakan atau kondisi komponen tersebut.
Dapatkanjawaban, Apa saja yang harus diganti jika motor turun mesin? Apa saja yang harus diganti jika motor turun mesin? 1 Menjawab: Local People. Dua Part Yang Harus Diganti Saat Motor Turun Mesin, Supaya Enggak Kerja Dua Kali! sil klep. Paking. turun mesin. Sil Klep Getas. D'Kutic. 24 nov 2021. FAQ Terkait. Jelaskan apa fungsi transmisi atau
Berapa KM Motor Turun Mesin – Nah pastinya kalian pernah mendengar atau bahkan mengalami kejadian motor turun mesin? Turun mesin atau sering juga disebut overhaul merupakan istilah untuk proses pelepasan mesin dari sasis kendaraan untuk memperbaiki kerusakannya. Istilah turun mesin jadi momok menakutkan bagi para pemilik kendaraan baik motor maupun mobil. Selain harus merogoh kocek cukup dalam. Harga yang perlu ditebus untuk sekali proses turun mesin pada motor bebek berkisar di angka Rp untuk pemeriksaan dan pembongkaran. Harga tersebut juga belum termasuk penggantian suku cadang yang rusak. Semakin banyak yang rusak, maka semakin banyak juga uang yang perlu dikeluarkan. Selain itu motor yang telah mengalami turun mesin pun harga jualnya ikut merosot. Ketika dijual diler jual beli motor bekas bisa menaksir harga rendah jika paham motor pernah turun mesin. Hal itu bukan tanpa sebab. Penyebab Motor Turun MesinSering Terkena BanjirMelakukan Modifikasi MesinJarang Melakukan Servis RutinTerlambat Mengganti OliBerapa KM Motor Turun Mesin Penyebab Motor Turun Mesin Motor bisa turun mesin ketika piston sebagai tenaga penggerak pada motor mengalami keausan. Akibatnya kemampuan mesin untuk melakukan pembakaran secara maksimal pun berkurang. Gejala turun mesin sebenarnya dapat terlihat secara kasat mata. Beberapa diantaranya asap putih mengepul dari knalpot, mesin cepat panas, sulit distarter, hingga hilangnya tenaga pada motor meski sudah digas cukup dalam. Ada beberapa hal yang menyebabkan motor bisa sampai turun mesin. Salah satunya perilaku lalai si pemilik, nah berikut penjelasan selengkapnya dibawah ini Sering Terkena Banjir Motor turun mesin kerap dialami oleh pengendara yang sehari-hari menjelajah kota besar. Terutama mereka yang tinggal di daerah rawan banjir. Menerobos banjir atau genangan air sangat berisiko apalagi sampai air masuk ke dalam mesin melalui filter udara dan akhirnya bercampur dengan pelumas. Jika air sampai masuk, maka efeknya tidak akan langsung terasa dan terlebih kalau jumlahnya hanya sedikit. Perlahan kualitas pelumasan akan berkurang karena adanya air yang tercampur pada oli. Selanjutnya air di dalam mesin juga bisa menyebabkan baret pada komponen apalagi partikel air tercampur dengan debu dan pada akhirnya menyebabkan karat, lambat laun stang piston bisa bengkok. Melakukan Modifikasi Mesin Bagi pecinta kecepatan mungkin sudah tidak asing mendengar istilah bore-up istilah ini merujuk pada modifikasi mesin motor untuk meningkatkan performa motor. Dan biasanya ada beberapa tahapan untuk melakukan bore up dari standar hingga ekstrim. Untuk bore-up standar hanya meningkatkan pengapian pada motor dengan mengganti beberapa komponen seperti koil, busi, hingga ECU. Sementara untuk bore-up ekstrim biasanya dilakukan merubah diameter piston dan klep bahkan tidak jarang mengganti stang piston guna memperbesar cc motor itu sendiri. Namun perlu diingat bahwa bore up ini juga memaksa semua bagian mesin untuk bekerja lebih keras dari yang ditetapkan pabrik. Karenanya risiko komponen menjadi cepat aus juga semakin besar. Jarang Melakukan Servis Rutin Penyebab mesin turun selanjutnya diakibatkan perilaku pemilik kendaraan itu sendiri salah satunya malas untuk melakukan perawatan rutin di bengkel. Jadi bukan cuma ganti oli saja namun benar-benar melakukan servis keseluruhan. Terlambat Mengganti Oli Oli atau pelumas menjadi bagian penting pada sepeda motor. Fungsinya sangat vital sebagai pelumasan pada komponen mesin saat bergesekan. Selain itu oli juga menjaga suhu kendaraan dari panas berlebih akibat gesekan atar komponen mesin. Namun seiring masa pemakaian, kemampuan oli sebagai pelindung komponen pada mesin akan terus menurun. Ganti oli biasanya dilakukan setiap 2000 sampai 4000 kilometer atau setiap dua bulan tergantung mana yang lebih dulu dicapai. Nah untuk meningkatkan performa mesin, kalian bisa mencoba oli Pertamina Enduro 4T Racing yang di desain khusus untuk perlindungan sempurna motor bebek. Enduro 4T Racing merupakan pelumas motor empat langkah dengan kekentalan ganda berkualitas tinggi yang diformulasikan dengan base oil sintetik dan aditif pilihan. Produk ini memiliki kekentalan SAE 10W-40 dengan tingkatan mutu API SL dan JASO MA2. Spesifikasi ini merupakan salah satu keunggulan Enduro 4T Racing karena memiliki fitur anti slip kopling terbaik untuk motor bebek dan menjadikan tarikan motor lebih bertenaga. Hal ini juga telah dibuktikan melalui pengujian variable speed friction test dengan friksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan top reference oil. Satu hal yang tidak kalah penting, oli Enduro 4T Racing ini wangi, sehingga membuat pengendara semakin percaya diri. Oli wangi juga sulit dipalsukan loh. Berapa KM Motor Turun Mesin Jangan bangga motor gak pernah turun mesin dari baru, mekanik bilang bisa jadi bom waktu. Kadang pemilik motor emang suka pamer dan bangga saat motornya 3-4 tahun beli enggak pernah servis besar alias turun mesin. Padahal itu bisa jadi ancaman dan pemilik motor malah bisa keluar uang banyak. Alasan klasik pemilik motor biasanya mengaku kalau rajin merawatnya dan tidak asal-asalan ketika menggunakan motor. Padahal hal tersebut justru bisa jadi menimbulkan kerusakan mesin yang lebih serius. Itu menyimpan bom waktu sebenarnya, begitu nanti ada masalah, malah banyak komponen yang kena. Jadi jangan salah motor lebih sering diservis besar itu sebenarnya lebih sehat karena sering diteliti, begitu ada kerusakan langsung diperbaiki. Sebaiknya servis besar dilakukan setiap 25 ribu kilometer. Menurutnya setelah menempuh jarak tersebut ada sebagian komponen di dalam mesin yang kinerjanya sudah mulai berkurang. Ketika turun mesin enggak hanya bongkar, bersihkan, lalu pasang lagi. Pasti ada part yang diganti. Klep enggak mungkin cuma dibersihkan tapi di-skir, ganti oli, ganti busi. Kemudian ring seher, kampas kopling, rantai keteng dicek semua, kalau sudah lemah harus ganti. Ia menilai, patokan jarak tempuh adalah cara paling tepat untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk servis besar. Kalau tahun enggak bisa jadi patokan karena kalau motor cuma disimpan buat apa servis besar. Demikianlah pembahasan mengenai Berapa KM Motor Turun Mesin semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂
XWeI8A.
  • dyg2kpy44d.pages.dev/63
  • dyg2kpy44d.pages.dev/34
  • dyg2kpy44d.pages.dev/369
  • dyg2kpy44d.pages.dev/368
  • dyg2kpy44d.pages.dev/289
  • dyg2kpy44d.pages.dev/198
  • dyg2kpy44d.pages.dev/340
  • dyg2kpy44d.pages.dev/30
  • dyg2kpy44d.pages.dev/161
  • motor turun mesin apa saja yang diganti